BREAKING NEWS

Khofifah Resmikan Gedung KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur), RSU Muslimat Ponorogo Naik Kelas

 

Penyerahan bantuan oleh Khofifah Indar parawansa 

Ponorogo, JelajahWarta – Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat Ponorogo resmi memperkenalkan Gedung KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai fasilitas baru dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang pengembangan rumah sakit tersebut. (29/03/2026) 

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, RSU Muslimat Ponorogo kembali membangun gedung baru yang dinamakan Gedung KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Gedung ini terdiri dari tujuh lantai dengan berbagai fasilitas modern.

Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C. UA) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si.,  

Dalam sambutannya, Direktur RSU Muslimat Ponorogo, dr. Zuriana, M.Kes, memaparkan sejarah panjang berdirinya rumah sakit tersebut. Ia menjelaskan bahwa RSU Muslimat berawal dari Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) Al-Muslimat yang berdiri pada 3 Agustus 1963.

" BKIA Al-Muslimat kemudian diresmikan pada 29 Maret 1986 oleh Abdurrahman Wahid saat beliau masih menjabat sebagai Ketua PBNU,” ungkapnya.

Untuk memenuhi harapan masyarakat, RSU Muslimat Ponorogo membangun Gedung Gus Dur yang terdiri dari tujuh lantai. Gedung ini dilengkapi berbagai fasilitas modern guna menunjang pelayanan kesehatan yang lebih optimal.

Lebih lanjut, dr. Zuriana menyampaikan Lantai pertama difungsikan sebagai area parkir, sementara lantai kedua digunakan untuk instalasi rawat jalan yang telah mulai beroperasi sejak awal Februari dengan berbagai layanan spesialis, kecuali kesehatan jiwa. Lantai ketiga difungsikan sebagai instalasi kamar bedah, ruang bersalin, serta ruang ICU.

Selanjutnya, lantai keempat digunakan sebagai ruang perinatologi dan aula yang juga dimanfaatkan untuk kegiatan peresmian. Adapun lantai lima hingga tujuh diperuntukkan bagi ruang rawat inap, mulai dari VVIP, VIP kelas 1, 2, hingga kelas 3.

Di kesempatan yang sama, Plt. Lisdyarita, S.H., mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan layanan kesehatan di Ponorogo, serta berharap keberadaan Gedung Gus Dur membawa manfaat luas bagi masyarakat.

“Gedung baru ini menghadirkan semangat baru. Dengan fasilitas yang lebih modern, kami berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak, dapat semakin optimal,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Dr. (H.C. UA) Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., turut mengapresiasi pembangunan Gedung Gus Dur. Ia menilai kehadiran gedung tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan dari masyarakat Ponorogo. 

“Ini adalah bukti bahwa dengan kolaborasi yang kuat, kita mampu menghadirkan fasilitas layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Acara peresmian berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan pembukaan, pemaparan sejarah rumah sakit, sambutan dari berbagai pihak, hingga doa bersama. Kehadiran Gedung KH.Abdurrahman Wahid (Gus Dur)r diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu layanan kesehatan, tetapi juga menjadi simbol pengabdian dan kepedulian sosial untuk masyarakat Ponorogo.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar