BREAKING NEWS

HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi, MTsN 6 Ponorogo Gelar Doa Bersama dan Khotmil Quran

 

Doa bersama dan Khotmil Qur'an 

Ponorogo, JelajahWarta – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Ponorogo menggelar doa bersama dan khotmil Quran pada Selasa (18/08/2026). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar madrasah untuk memperkuat rasa syukur, meningkatkan keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Kegiatan diisi dengan pembacaan Al-Qur'an, doa bersama, serta tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh KH Hasyim Asy'ari. Melalui tausiyah tersebut, para siswa diajak untuk menjadikan momentum kemerdekaan tidak sekadar sebagai perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, dan mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Muhadi, M.Pd kepala MTsN 6 Ponorogo 


Kepala MTsN 6 Ponorogo, Muhadi, M.Pd., menyampaikan kegiatan Khotmil Quran dan doa bersama dilaksanakan dengan harapan seluruh keluarga besar madrasah senantiasa mendapatkan keberkahan, pertolongan, dan kemudahan dari Allah SWT.

“Dengan Khotmil Quran dan doa bersama ini, mudah-mudahan kita diberikan keberkahan, mendapatkan syafaat dan pertolongan dari Allah SWT. Mudah-mudahan madrasah ini selalu sukses dan seluruh urusannya dilancarkan,” ungkap Muhadi.

Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di MTsN 6 Ponorogo juga menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus kecintaan terhadap budaya dan tradisi bangsa. Nilai religius, nasionalisme, serta kecintaan terhadap budaya lokal terus ditanamkan kepada peserta didik sebagai bagian dari pembentukan generasi yang berkarakter.

Semangat tersebut turut tercermin melalui prestasi siswa MTsN 6 Ponorogo di bidang seni budaya. Salah satunya ditunjukkan oleh Ananta Redityawan, siswa kelas VIII A, yang mendapat kesempatan menampilkan Reyog Ponorogo di Gedung Negara Grahadi, Provinsi Jawa Timur, pada 17 Agustus 2026.

Ananta Redityawan dipercaya mewakili Kabupaten Ponorogo untuk menampilkan Tari Pujang Ganong, salah satu kesenian yang menjadi bagian penting dari budaya Reyog Ponorogo. Penampilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik MTsN 6 Ponorogo mampu berprestasi dan turut membawa nama madrasah dan daerah di tingkat Jawa Timur.

“Mudah-mudahan ini juga menjadi motivasi kepada teman-teman yang lain, kepada siswa dan siswi MTsN 6 Ponorogo untuk terus berprestasi dan membanggakan madrasah, masyarakat, serta wali murid,” tuturnya.

Selain itu, beliau juga berharap momentum tersebut dapat menjadi sarana untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki akhlak mulia.

“Semoga momentum 17 Agustus dan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bisa kita teladani bersama untuk menjadikan siswa dan siswi MTsN 6 Ponorogo menjadi anak-anak yang saleh, salehah, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya.

Dengan adanya doa bersama dan khotmil Quran tersebut, MTsN 6 Ponorogo terus berupaya menanamkan nilai-nilai religius, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap budaya kepada peserta didik. Diharapkan, hal ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus mengembangkan potensi, meraih prestasi, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlakul karimah.(WTP)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar