SMADA Festival 2026 Jadi Wadah Kreativitas Pelajar se-Eks Karesidenan Madiun
![]() |
| SMADA FESTIVAL 2026 |
Ponorogo, Jelajah Warta – SMA Negeri 2 Ponorogo kembali menghadirkan semangat kreativitas dan kompetisi melalui SMADA Festival 2026, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-47 SMA Negeri 2 Ponorogo sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
SMADA Festival menjadi puncak rangkaian peringatan HUT SMA Negeri 2 Ponorogo yang telah dimulai sejak Senin (10/8/2026). Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagai agenda internal dan kemudian dilanjutkan dengan perlombaan serta kegiatan kebersamaan, termasuk sepeda santai yang menyusuri sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Ponorogo.
![]() |
| Kepala SMAN 2 Ponorogo Mursid, S.Pd., M.Pd bersama bapak ibu guru SMAN 2 Ponorogo |
Memasuki puncak acara, SMADA Festival 2026 menghadirkan sejumlah perlombaan nonakademik yang diikuti pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Eks Karesidenan Madiun. Beberapa cabang yang diperlombakan antara lain solo vokal, storytelling, tari kreasi, mocopat, dan cipta puisi.
Kepala SMA Negeri 2 Ponorogo Mursid, S.Pd., M.Pd. menyampaikan, SMADA Festival tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengekspresikan bakat dan minat sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Tujuan pertama adalah memberikan wadah kepada anak-anak SD, SMP, hinga SMA untuk mengekspresikan prestasi, bakat, dan minatnya di bidang masing-masing,” jelasnya.
SMADA Festival juga memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk memperluas pengalaman berkompetisi. Peserta tidak hanya berhadapan dengan teman dari sekolah atau wilayahnya sendiri, tetapi dapat bertemu dan berkompetisi dengan pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Eks Karesidenan Madiun.
Selain menjadi ruang pengembangan bakat, kegiatan tersebut juga ditujukan untuk menjaring generasi muda unggul yang diharapkan menjadi generasi hebat pada masa mendatang.
“Kami juga ingin menjaring generasi-generasi muda yang unggul. Generasi muda yang unggul ini akan menjadi generasi-generasi hebat pada masa yang akan datang. Kita juga menyiapkan generasi muda, generasi emas pada tahun 2045,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, SMADA Festival juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik. Melalui berbagai perlombaan, siswa diharapkan dapat belajar mengenai tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kreativitas, serta nilai-nilai positif lainnya.
Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara SMA Negeri 2 Ponorogo dengan sekolah-sekolah peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di wilayah Eks Karesidenan Madiun.
Dengan menggabungkan unsur kompetisi, kreativitas, pengembangan bakat, dan silaturahmi, SMADA Festival 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi para peserta sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan berkarakter.(WTP)

