HUT ke-80 SMPN 1 Ponorogo, Delapan Dekade Mengabdi Mencetak Generasi Unggul di Bumi Reog
![]() |
| HUT ke-80 SMPN 1 Ponorogo |
Ponorogo, Jelajah Warta – SMP Negeri 1 Ponorogo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 pada Kamis (6/8/2026) dengan mengusung tema "Sepuluh Windu Mengakar dalam Sejarah, Menjulang dalam Prestasi, dan Abadi di Setiap Generasi." Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang sekolah selama delapan dekade dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-80 yang diikuti seluruh warga sekolah, mulai dari peserta didik, guru, tenaga kependidikan, hingga komite sekolah. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan yang berlangsung di halaman sekolah, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang SMP Negeri 1 Ponorogo selama delapan dekade dalam mengabdi di dunia pendidikan.
![]() |
| Kepala SMPN 1 Ponorogo Kuat, S.Pd bersama ketua komite |
Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 1 Ponorogo, Kuat, S.Pd., menegaskan bahwa usia 80 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti kedewasaan, ketangguhan, dan konsistensi sekolah dalam menjaga mutu pendidikan di Kabupaten Ponorogo.
"Delapan dekade bukanlah waktu yang singkat. Selama 80 tahun, SMP Negeri 1 Ponorogo telah berdiri kokoh menjadi rahim peradaban yang melahirkan ribuan generasi pemimpin, pemikir, dan insan yang berguna bagi bangsa dan negara. Angka 80 adalah bukti kedewasaan, ketangguhan, dan konsistensi sekolah dalam menjaga mutu pendidikan di Bumi Reog," ujarnya.
Ia menekankan bahwa peringatan HUT ke-80 tidak boleh dimaknai hanya sebagai perayaan semata, tetapi harus menjadi momentum refleksi untuk menguatkan nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri sekolah.
"Kita tidak hanya berselebrasi dan bereuforia, tetapi juga harus merefleksikan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi embrio sekolah ini. Hari jadi ke-80 harus menjadi momentum emas untuk meneguhkan semboyan luhut kita, yakni 'Cerdas Otakku, Bersih Hatiku, Mulia Akhlakku."
Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, peserta didik diminta untuk terus belajar, berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Namun, kecerdasan intelektual harus selalu diimbangi dengan kebersihan hati dan akhlak yang mulia.
"Jangan pernah berhenti belajar! Kuasailah ilmu pengetahuan, teknologi, sains, dan literasi. Jadilah generasi yang mampu berpikir kritis dan menghadirkan inovasi. Kalian harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton pasif. Namun ingat, kecerdasan intelektual harus selalu berjalan beriringan dengan kebersihan hati dan kemuliaan akhlak. Hati yang bersih tercermin dari kejujuran dalam berkata, ketulusan dalam berteman, serta keikhlasan dalam menjalani setiap proses pembelajaran. Dengan ilmu yang luas dan akhlak yang mulia, kalian akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pesannya.
Di akhir sambutanya, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk terus menjaga warisan para pendahulu serta berinovasi menghadapi tantangan zaman agar SMP Negeri 1 Ponorogo tetap menjadi sekolah yang unggul dan mampu melahirkan generasi penerus yang berkualitas.
"Mari kita jadikan peringatan HUT ke-80 ini sebagai api semangat untuk membawa SMP Negeri 1 Ponorogo terus berprestasi, menginspirasi, dan bermartabat. Dirgahayu ke-80 SMP Negeri 1 Ponorogo. Teruslah berjaya mencetak generasi emas yang cerdas otaknya, bersih hatinya, dan mulia akhlaknya," Tutupnya.
Peringatan HUT ke-80 ini menjadi bukti bahwa SMP Negeri 1 Ponorogo tidak hanya menjaga tradisi dan sejarah panjangnya, tetapi juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan semangat kebersamaan serta nilai-nilai karakter yang terus dijunjung tinggi, sekolah ini optimistis mampu melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan( WTP)

