Purnawiyata Tahun Pelajaran 2025/2026, SMK PGRI 1 Ponorogo Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
![]() |
| Prosesi Purnawiyata kelas XII SMK PGRI 1 Ponorogo |
Ponorogo, Jelajahwarta—SMK PGRI 1 Ponorogo menggelar kegiatan Purna Wiyata bagi siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ekspotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo tersebut berjalan khidmat dan penuh suasana haru sebagai momen perpisahan sekaligus penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa di bangku sekolah menengah kejuruan.
Acara dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, wali murid, serta seluruh siswa kelas XII. Suasana penuh haru sudah terasa sejak awal acara ketika para siswa memasuki lokasi kegiatan didampingi orang tua.
Purna wiyata tahun ini diikuti kurang lebih 160 siswa dari empat program keahlian, yakni Manajemen Perkantoran, Desain Komunikasi Visual, Akuntansi, dan Bisnis Digital. Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen dengan hasil yang memuaskan.
![]() |
| Sambutan kepala SMK PGRI 1 Ponorogo Bahari Pujianto, S.Si |
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Ponorogo Bahari Pujianto, S.Si, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026.
“Alhamdulillah seluruh siswa lulus 100 persen dengan hasil yang baik. Bahkan beberapa siswa sudah diterima bekerja sebelum pengumuman kelulusan,” ujarnya.
Beliau menjelaskan bahwa sejumlah lulusan telah diterima di berbagai perusahaan dalam negeri bahkan luar negeri. Untuk penempatan kerja di luar negeri, sebanyak 12 siswa saat ini sedang menjalani proses kerja ke Jepang. Selain itu, dalam dua tahun terakhir tercatat lebih dari 30 alumni SMK PGRI 1 Ponorogo telah aktif bekerja di Jepang.
Sementara untuk perusahaan dalam negeri, sejumlah siswa diterima di beberapa perusahaan seperti PT Libra Permana Wonogiri dan PT Pan Brothers. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari peran Bursa Kerja Khusus sekolah yang aktif memfasilitasi para siswa mendapatkan peluang kerja.
"Sekolah memfasilitasi dan kita bekerjasama dengan beberapa lembaga di luar sekolah yang insya Allah kompeten dan terpercaya sehingga banyak siswa-siswa kami yang berminat ke luar negeri itu kita arahkan, kita bimbing sehingga akhirnya banyak yang lolos sampai ke Jepang," tambahnya.
Selain bekerja, sebagian lulusan juga memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kepala sekolah menyebut sekitar 10 persen lulusan tahun ini melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK PGRI 1 Ponorogo. Menurutnya, dukungan dan kerja sama orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan siswa selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk dididik di SMK PGRI 1 Ponorogo. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama di sekolah ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh lulusan mampu terserap di dunia kerja maupun sukses dalam pendidikan lanjutan. Berdasarkan pembinaan dan pemetaan minat siswa selama satu tahun terakhir, sekitar 90 persen siswa dinilai siap memasuki dunia kerja.
"Beberapa siswa sudah mengikuti tes kerja dan setelah purna wiyata ini juga masih ada beberapa perusahaan yang akan melakukan rekrutmen di sekolah. Harapannya seluruh lulusan bisa terserap di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan alumni yang diterima bekerja maupun melanjutkan pendidikan menjadi bukti bahwa lulusan SMK PGRI 1 Ponorogo memiliki daya saing tinggi dan karakter yang baik di tengah masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa alumni SMK PGRI 1 Ponorogo memiliki daya saing tinggi, berkarakter baik, dan mampu bersaing baik di dunia kerja maupun perguruan tinggi. Semua itu tidak lepas dari bimbingan guru dan proses pendidikan di sekolah,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Kepala Sekolah berpesan kepada seluruh lulusan agar menjadi generasi yang beriman, disiplin, jujur, adaptif terhadap perubahan, dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan masa depan.
Suasana haru semakin terasa saat prosesi pelepasan siswa dilaksanakan. Tidak sedikit siswa maupun wali murid yang tampak meneteskan air mata saat mengenang perjalanan pendidikan selama tiga tahun terakhir bersama guru dan teman-teman.
Purna wiyata ini menjadi momen penuh haru bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK PGRI 1 Ponorogo. Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama di sekolah, para lulusan diharapkan mampu melangkah dengan percaya diri serta meraih masa depan yang lebih baik.


