SMK PGRI 2 Ponorogo Menggelar Pengajian Akbar Dalam Rangka Maulid Nabi Mohammad SAW Dan Bakti Dharma Pramuka
Pengajian Akbar Dalam Rangka Maulid Nabi Mohammad SAW Dan Bakti Dharma Pramuka SMK PGRI 2 Ponorogo Yang Diisi Oleh Ustadzah Ma’ratus Sholihah dari BanjarnegaraPonorogo, JelajahWarta – SMK PGRI 2 Ponorogo menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Bakti Dharma Pramuka Kelas XII sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (22/9/2026) malam.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, mulai pukul 19.00 WIB. Pengajian menghadirkan Ustazah Ma’ratus Sholihah dari Banjarnegara sebagai penceramah.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Bakti Dharma Pramuka Kelas XII SMK PGRI 2 Ponorogo. Selain sebagai bagian dari kegiatan kepramukaan, pengajian tersebut juga menjadi momentum bagi siswa dan masyarakat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Agus Salim, S.Kom. diwakili oleh Waka Bidang Hubungan Industri/Humas sekaligus Koordinator Hubungan Industri SMK PGRI 2 Ponorogo, Herni Hardianto, S.Kom. menyampaikan rasa syukur karena kegiatan pengajian dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya kendala berarti. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Lembah yang telah menerima para siswa untuk belajar bermasyarakat dan berorganisasi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Lembah, khususnya yang sudah menerima putra-putri kami untuk belajar bermasyarakat dan belajar berorganisasi dengan baik. Ini sekaligus menjadi uji publik bagi masyarakat bahwa kegiatan semacam ini merupakan kegiatan yang sangat baik,” ungkapnya.
“Atas nama SMK PGRI 2 Ponorogo, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada tingkah laku maupun perkataan dari siswa kami yang masih terdapat kesalahan,” tambahnya.
SMK PGRI 2 Ponorogo memiliki sembilan kompetensi keahlian yang dapat menjadi pilihan masyarakat dalam menentukan pendidikan bagi putra–putri masyarakat ponorogo.
SMK PGRI 2 Ponorogo juga mengusung pendidikan berbasis industri dan pondok pesantren. Konsep tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam mempersiapkan lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memiliki bekal keagamaan.
“Sekolah kami berbasis industri dan pondok pesantren. Lulusan nantinya akan kami salurkan ke dunia industri sesuai dengan kompetensinya. Kami juga sudah bekerja sama dengan berbagai industri sehingga putra-putri Bapak-Ibu nantinya dapat memperoleh pendidikan dan keterampilan yang sesuai,” jelasnya.
Selain pembelajaran di sekolah, SMK PGRI 2 Ponorogo juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Bakti Dharma Pramuka yang dilaksanakan oleh para siswa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bagian dari tugas akhir bagi siswa, khususnya kelas XII. Tidak hanya Bakti Dharma Pramuka, para siswa juga akan melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat, seperti servis gratis kendaraan sepeda motor, mobil, hingga traktor.
“Ini semua untuk masyarakat. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman, tidak hanya pengalaman di dunia pendidikan, tetapi juga pengalaman dalam bermasyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan pengajian tersebut, SMK PGRI 2 Ponorogo tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, tetapi juga membuka ruang bagi para siswa untuk berinteraksi dan belajar secara langsung bersama masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SMK PGRI 2 Ponorogo dalam memberikan pengalaman pendidikan yang lebih luas kepada siswa, dengan memadukan pembelajaran, keterampilan, keagamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.(Wtp)
